Beberapa waktu lalu, saya diwawancarai secara jarak jauh (via email) oleh seorang reporter majalah EKSPLO, Sdri. Prisca Cesillia Siagian, tentang konsep minimalis anjungan lepas-pantai laut dalam. Hal ini terkait dengan tulisan saya sebelumnya di portal BeritaIptek.com. Ringkasan hasil wawancara dapat dibaca di majalah EKSPLO edisi No.10 Th. I, 16-31 Desember 2008 dalam rubrik Tekno.
Bagi rekan sekalian yang belum sempat membacanya, ada alternatif untuk menikmatinya dalam blog ini, dalam edisi utuhnya. Berikut ini saya sampaikan naskah lengkap wawancara tsb. Reporter EKSPLO (PCS) dan saya (RWP). Semoga mengandung manfaat bagi yang berminat.
PCS: Apa yang melatarbelakangi inovasi konsep minimalis anjungan lepas pantai laut dalam?
RWP: Sebenarnya awalnya lebih dikarenakan dorongan faktor ekonomi, karena adanya keterbatasan modal untuk mengembangkan ladang minyak/gas akibat resesi ekonomi dunia pada masa itu. Sementara pada saat yang sama mulai ditemukan cadangan2 minyak/gas baru yang cukup besar dan menjanjikan secara ekonomis, misalnya yang terjadi di perairan teluk Meksiko (GoM), yang mau tidak mau harus segera ditambang. Jadi intinya karena adanya keterbatasan sumber daya financial. Read the rest of this entry »